Makassar -. Tari Kipas Pakarena merupakan salah satu tarian tradisional suku Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tarian ini seringkali dipertunjukkan pada acara-acara besar pemerintahan atau pun perayaan adat. Sesuai namanya, Tari Kipas Pakarena menggunakan properti utama kipas.
Tarian tersebut sering dipentaskan untuk mempromosikan pariwisata di wilayah SUlawesi Selatan. Dikutip dari buku Ensiklopedia Tari-Tarian Nusantara (2014) karya Rizky Utami, nama Pakarena berasal dari bahasa Makasar "karena" yang artinya main dan "pa" yang artinya pelaku.
Sulawesi Selatan dengan budayanya yang sangat kental berasal dari empat etnis asli yaitu Bugis, Makassar, Toraja, dan Mamasa. Masing-masing rumpun dari suku-suku yang menghuni Sulawesi Selatan tentu mempunyai perbedaan kebudayaan masing-masing. Rumpun suku Bugis dapat dikatakan sebagai rumpun terbesar di Sulawesi Selatan, mendiami wilayahPakarena adalah bahasa Makassar, Sulawesi Selatan yang berasal dari kata "akkarena" yang artinya "bermain". Tarian Pakarena berawal dari kisah mitos perpisahan penghuni boting langi (negeri kahyangan) dengan penghuni lino (bumi) zaman dulu. Sebelum detik-detik perpisahan, boting langi mengajarkan penghuni lino mengenai tata cara hidup 1 Asal Tari Ma'badong 2 Sejarah Tari Ma'badong 3 Properti Tari Ma'badong 3.1 1. Kostum Penari 3.2 2. Tarian Ma'badong adalah jenis tarian yang berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya Tana Toraja. Karena berasal dari wilayah tersebut, maka penggunaan budaya setempat juga sangat menyeluruh. Fungsi Tari Mabadong. Secara khusus Pemprov Sulsel) KOMPAS.com - Tari Kipas Pakarena merupakan salah satu tarian tradisional yang ada di Indonesia. Tari Kipas Pakarena berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, yang awalnya berkembang pada masa Kerajaan Gowa. Nama Pakarena merupakan gabungan dari dua kata dalam Bahasa Gowa, yaitu "pa" yang artinya pelaku, dan "karena 10 Jenis Tarian Asal Sulawesi Selatan yang Sarat Makna. Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai masyarakat yang berlatar belakang penduduk heterogen, misalnya suku Bugis, suku Makassar dan suku Mandar yang sangat dominan. Tiap suku tersebut memiliki ciri khas budaya dan adat istiadat yang beragam. Di Sulawesi Selatan disebutkan terdapat 316 jenis
Di daerah Gowa, tarian ini dikenal sebagai Tari Kipas Pakarena. Tari Kipas Pakarena merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Gowa. Berdasarkan sejarah, dulunya Kerajaan Gowa mengalami masa kejayaan dan berhasil menguasai daerah Sulawesi yang berada di bagian selatan selama bertahun-tahun. Nah, kata "Pakarena" sendiri berasal dari kata "Karena
.