Latarbelakang penulisan. Kolose adalah sebuah kota kecil di Asia kecil yang terletak di sebelah timur kota pelabuhan utama. Efesus, dan berdekatan dengan kota laodikia dan Kota Hierapolis. Penulis surat kolose tidak pernah berkunjung ke Kolose, tetapi ia bersyukur karena mengetahui bahwa jemaat Kristen di sana teguh dalam Iman (1:3-7,2:6-7).
Kolose 4:11; 1 Tesalonika 3:7. jw2019 Kitab Wahyu Bagian 1 Korintus 14:34-35 ditempatkan oleh juru tulis asli dalam margin dalam urutan yang tidak biasa, ayat-ayat 36-40 sebelum 34-35, (Pengkhotbah 12:12; Kolose 2:8) Jerome, seorang penulis gereja pada abad keempat M,
Pertamaadalah sifat-sifat yang baik (ayat 12b). Kata "kenakanlah" ( endysasthe) merujuk balik pada metafora mengenakan pakaian di 3:9-10. Sama seperti pakaian yang menutupi tubuh seseorang, sifat-sifat baik dalam diri kita juga seharusnya terlihat dari luar. Bukan dipamerkan, tetapi memang tidak bisa tidak terlihat dari luar.
TeksKolose 3:21 yang berbunyi: "Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu," merupakan bentuk present active, imperative dengan negative. kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran (Kol. 3:12). Berdasarkan ayat di atas, maka sebagai dasar dalam mendisplinkan anak dalam keluarga adalah belas kasihan kemurahan, kerendahan hati .